Parting Line


Jika melihat atau memperhatikan produk-produk yang terbuat dari plastik, pada produk-produk tersebut sering di temukan garis pada sisi-sisi produk seperti bagian batas benda yang terbelah dua. Garis-garis pemisah tersebut dinamakan parting line.
 
Parting line ini harus di konfirmasi dari awal sebelum design mold atau bahkan saat pembuatan penawaran harga. Perting line ini sangat penting karena menetukan posisi dan ukuran core dan cavity juga menentukan kontruksi molding secara keseluruhan. dan dapat di pastikan setiap part/product yang terbuat dari plastik dengan cetakan pasti memiliki garis parting line.

Dasar pemikiran atau pertimbangan pertemuan garis pemisah adalah sebagi berikut:

- Produk harus bisa keluar dari mold.
Produk sebaiknya harus bisa terbagi anatar core dan cavity, sehingga part/product dapat keluar saat ejeting process.

- Kemudahan pengerjaan core dan cavity.
Kemudahan dan mengurangi banyaknya parting line menjadi pertimbangan selanjutnya. Dengan pengerjaan yang mudah tentunya akan mempercepat pengerjaan machining dan penggunaan tools dan process yg sedikit. Sehingga secara keseluruhan pembuatan mold akan semakin cepat.

- Hindari bagian yang bergesekan.
Menghindari bagian yang bergesekan (parting samping) sangat penting, karena jika terlalu banyak bagian yg bergesekan akan mengurangi durability molding tersebut.

- Penempatan ejector.
Penetuan parting line sedikit banyak juga berpengaruh terhadap penetuan posisi dan jumlah ejector yang dapat di gunakan.


Terima kasih,
 
Mold Designer

Design Review

Sesudah part/produt sesai (final) di design tentunya langkah selanjutnya adalah pembuatan cetakan/mold supaya part/product tersebut dapat di buat/produksi secara massal. Product/part yang akan di baut tentunya memikili kegunaan dan fungsi masing-masing. Jika dilihat dari fungsi mungkin product/pert tersebut berfungsi sebagai cover sehingga langsung terlihat oleh customer atau berfungsi sebagai spport part/komponen lainnya didalam product. Dari sisi lain juga bisa dilihat seperti material dan penampilan. Sehingga part/product tidak lepas dari speksifikasi-spesifikasi yang menyertainya.

Sebagai seorang designer seharusnya memperhatikan spesisikafi tersebut sebagai pertimbangan, karena akan berpengaruh terhadap kontruksi atau design mold yang akan di buat. Terlebih lagi saat calon customer meminta untuk dibuatkan penawaran harga mold, sehigga kita tidak salah saat menghitung harga mold dan biaya produksi nantinya. Spesifikasi ini harusnya sudah di tentukan oleh calon customer melalui gambar part/product.

Berikut adalah beberapa hal atau yang harus di review secara umum sebelum men-design atau membuat mold.

1. Parting Line.
Garis pemisah antara core dan cavity, garis pemisah antara slider atau garis insert-insert yang mungkin perlu dibuat. Karena garis-garis yang di hasilkan mungkin akan berpengaru terhadap penampilan dari part/product.

2. Draft Angel.
Sebuah part/product yang akan dibuat dengan mold harulah memiliki draft angel yg cukup, sehingga part/product tersebut dapat released dengan baik saat produksi. Draft angel ini biasanya juga berpengaruh terhadap assembly dengan part lainnya, sehingga arahnya harus di tentukan dengan baik. 

3. Gate.
Gate atau tempat masuknya material juga perlu di konfirmasi, sehingga material yang masuk kedalam cetakan akan berjalan baik dan menghasilkan part/product yang sempurna. Karena gate ini akan berbekas saat produksi atau akan dilakukan process selanjutnya seperti memotong gate maka posisinya harus di pertibangkan.

4. Shrinkage.
Shrinkage ini berhubungan dengan material dari part/product. Karena shrinkage ini memiliki range nilai, maka perlu di konfirmasi nilai yang sesuai saat pembuatan core dan cavity.nya.

5. Undercut Handling.
Bagaimana semua part/product dapat menjadi part/product yang sempurna. Jika part tersebut memiliki undercut atau bagian yang menghalangi released saat ejecting process, harus dikonfirmasi jenis angular handling yang di gunakan. Kontruksi ini berpengaruh terhadap harga, maintance dan apperance secara tidak langusng.

6. Ejector Position.
Posisi-posisi ejector yang di perbolehkan dalam sebuah part/product. Ini tidak berpengaruh langsung terhadap apperance tetapi dapat berpengaruh jika terjadi prolem pin mark saat produksi, sehingga menimbulkan cacar produksi (produk NG).

7. Mesin Injection.
Besarnya atau tonase mesin injection yang akan digunakan saat produksi, sehingga desingner tidak salah membuat ukuran mold-base  dan masuk dimesin injection.

Inilah beberapa hal yang perlu di review sebelum pembuatan mold, sehingga nantinya seorang designer tidak salah saat membuat kontruksi mold. Untuk mengkonfirmasi design review ini biasanya designer membuat beberapa slide dan kemudian di meetingkan bersama untuk mencapai tujuan dan kesepakatan bersama.

Terima Kasih

Mold Designer

Injection Molding Machine

 

Saat melakukan process produksi semua part plastik tidak hanya memerlukan cetakan plastik (Mold) tetapi juga mesin (Injection Molding Machine) yang di gunakan untuk memasukkan material plastik kedalam cetakan. Injection Molding Machine digunakan untuk mold-mold dengan spesifikasi mold injection, tetapi untuk process produksi molding serti blow memiliki jenis mesin lainnya.

Pengertian Injection Machine.

Injection Molding Machine adalah sebuah mesin yang di gunakan untuk memproduksi pencetakan part plastik dengan cara memasukkan material plastik yg sudah di lelehkan kedalam rongga cetakan/mold dengan tekanan yang sangat tinggi (Ton-Force). Mesin ini memiliki spesifikasi berdasarkan kemampuan mesin tersebut untuk menahan tekanan injection yang masuk kedalam rongga cetakan / mold (Clamping Force). Kekuatan/kemampuan mesin inejction ini dinyatakan dalam satuan "TON", sehingga banyak spek di sebut dalam bentuk "TON", mulai dari 50 TON, 100 TON hingga 1500 TON lebih.

Tipe Injection Molding Machine

#1. Hydrolic.

Moveable Platen di gerakkan oleh hidrolic yg besar sehingga mold dapat di tekan dengan tekanan tinggi dari hicrolic, sehingga pada saat injection material mold tidak terbuka.

#2. Mechanical / Togle

Moveable Platen di gerakkan secara mechanical atau dengan togel seperti lengan. yang berguna sama dengan hidrolic yaitu menekan mold supaya tidak terbuka saat memasukkan material leleh.

#3. Electric

Menggunakan motor yg besar pada masing-masing tie-bars untuk menggerakkan moveabel platen.

Bagian-bagian Injection Molding Machine

1. Tie Bars

Sebagai support dan mensejajarkan stationary platen dan moveable platen. Jarak antara kedua tie bars membatasi ukuran mold yang dapat masuk ke dalam mesin tersebut. 

2. Mold

Tools yang digunakan untuk mencetak sebuah part plastik.

3. Controller

Sebuah layar yg berisikan informasi, setting mesin injection guna mengendalikan bagian-bagian lain dari mesin injection.

4. Nozzle

Sebuah adaptor yg digunakan untuk menghubungkan mesin injection dan molding. Fungsinya untuk memasukkan cairan plastik kedalam mold.

5. Barrel

Tempat melelehnya material plastik, yang di lelehkan dengan heater dan dibawa oleh screw di dalam barrel.

6. Heater Bands

Heater yg digunakan untuk memanaskan material plastik hingga meleleh dengan suhu tertentu. Jumlahnya biasanya 4 atau 5 gulung.

7. Screw

Part ini ada di dalam barrel, berbentuk seperti screw yg berfungsi untuk membawa material plastik dan mencampur warna plastik.

8. Screw Motor

Motor yg berfungsi untuk memurat screw yg di atur dalam controller.

9. Screw Position Indicator

Mengetahui posisi screw dan jumlah material yg ada didalam barrel.

10. Hopper

Tempat memasukkan pellet material kedalam barrel. Didalamnya terdapat pengering dan magnet.

11. Moveable platen

Support molding yang dapat bergerak maju dan mundur untuk membuka dan menutup molding.

12. Stationary Platen

Mensupport sebagian lainnya, tetapi tidak bergerak.

13. Thermolator

Mengonrol cairan pendingin molding dengan suhu tertentu, supaya suhu yang masuk kedalam mold lebih stabil.

Berikut telah di jelaskan secara singkat bagian-bagian dari mesin injection. Semoga dapat membantu mengenal mesin injection secara umum.

 

Terima Kasih,

Designer Mold.

CAD Software Gratis

Sebelum menggunakan atau membeli sebuah perangkat lunak pastinya sudah mebandingan dengan berbagai macam scpesifikasi dan salah satunya adalah cost. Bagaimana dengan cost yg rendah tetapi memiliki fature yg cukup untuk menyelesaikan pekerjaan atau project.

Beberapa perangkat lunak ini dapat di gunakan secara cuma-cuma oleh seoarang designer. Tetapi apakah feature-feature.nya dapat memenuhi kepertingan dari designer?, masing-masing designer pasti memiliki jawabannya sendiri.

#1. NanoCAD (https://nanocad.com/)
Sebuah perangkat lunak yg dapat di gunakan untuk mendesign sebuah part secara gratis, tetapi kita harus register untuk mendapatkan nomor serialnya. NanoCAD si software buatan negara Rusia dapat di gunakan untuk membuta gambar 3D maupun 2D. Jika adan pengguna AutoCAD pasti tidak sulit untuk menyesuaikan saat menggunakan perangkat lunak ini. Tidak seluruhnya gratis, ada juga versi berbararnya yang memiliki feature yang lebih banyak. File yg di support adalah DWG dan DXF.


#2. FreeCAD
Dibaca dari namanya jelas perangkat lunak ini free alias gratis, FreeCAD adalah perangkat lunak CAD open source yang dirancang untuk pemodelan 3D. Perangkat lunak ini juga mendukung desain 2D, meskipun fitur tersebut terbatas dibandingkan dengan fitur desain 3D. Karena FreeCAD adalah alat sumber terbuka, ada komunitas aktif yang mengembangkan fitur baru dan memberikan dukungan. Bagi anda pengguna operating system Linux menjadikan FreeCAD pilihan ideal untuk bisnis.


#3. LibreCAD (https://librecad.org/)
Sama seperti list diatas, perangkat lunak ini juga bersifat terbuka (Open Source). Perangkat lunak ini juga dapat di gunakan untuk membuat design dari 2D dan 3D. Di dukung oleh komunitas pengembang dari sofware ini. Ini bekerja pada sistem operasi Linux, macOS, Unix dan Windows.


Perangkat lunak yg satu ini juga gratis, setiap orang dapat menggunakan dan meng-install-nya. Lebih banyak diguanakan untuk membuat gambat tehnik 2D. QCAD adalah aplikasi perangkat lunak desain berbantuan komputer (CAD) untuk desain dan penyusunan 2D. Ini tersedia untuk Linux, Apple macOS, Unix dan Microsoft Windows. File yg di dukung adalah DXF dan DWG.

Berikut beberapa CAD Software yang bersifat FREE, untuk penggunaannya silahkan di tentukan sendiri oleh designer.nya apakah cukup atau tidak. Tetapi jika dilihat sekilas istilah ada uang ada barang tidak dapat di pingkiri.

Terima Kasih,
Mold Designer.





CAD Software design Mold


Computer Aided Design (CAD) adalah suatu program komputer untuk menggambar suatu produk atau bagian dari suatu produk. Produk yang ingin digambarkan bisa diwakili oleh garis-garis maupun simbol-simbol yang memiliki makna tertentu. CAD bisa berupa gambar 2 dimensi dan gambar 3 dimensi. (wikipedia) 

Sebagai seoarang designer mold pasti tidak akan lepas dari perangkat utamanya computer yang telah diterpasang perangkat lunak untuk mengerjakan proejctnya. Perangkat lunak ini terpasang pada computer secara default atau ada tambahan add-on/plug-in untuk mengingkatkan produtivitas designer. Berikut beberapa perangkat lunak yang banyak digunakan para designer mold, baik dalam 2D atau 3D.

Perangkat lunak ini memiliki fearture untuk design mold secara default saat meng-install. secara default anda dapat membuat core-cavity dari feature yg ada.


2. NX Unigrapics (https://www.plm.automation.siemens.com)
Perangkat lunak keluaran siemens ini cukup banyak yg menggunakannya untuk design mold. Dengan feature yang banyak cukup mudah membuat core-cavity dengan perangkat lunak ini.


Menjadi salah satu alternatif untuk para design mold menggunakan perangkat lunak ini dalam negerjakan projectnya.

Salah satu perangkat lunak high end ini adalah keluaran dassault system yg sama dengan solidoworks. Tidak banyak yang mengunakan perangkal lunak ini untuk membuat mold, tetapi software ini sangat powerfull.

Tidak banyak yg tahu tentang software ini, mungkin kerena di indonesia sofware ini tidak banyak yang memakinya.

Pasti sudah tidak asing lagi dengan perangkat lunak ini, perangkat lunak kawakan ini sudah malang melintang didunia CAD dan bisa di biang senior CAD. Masih banyak yg memakai sofware ini, terutama untuk gambar 2D.nya.


Masih banyak lagi perangkat lunak yang dapat di gunakan para designer dalam mengerjakan projectnya. Masing-masing perangkat lunak ini memiliki kelebihan dan kekerangannya, bisa di lihat dari cara penggunaannya, feature yang di milikinya sehingga dapat men-support pekerjaan designer atau dilihat dari sisi COST.

Terima Kasih,
Mold Designer.  


Gate

Gate adalah celah sempit tempat masuknya material plastik yang sudah di lelehkan kedalam rongga produk pada mold. Sebelum mencapai gate material tersebut akan melewari sprubush dan runner sebagai pengarah aliran material.
Posisi dan ukuran gate sangat berpengaruh terhadap hasil akhir dari produk yang akan di cetak/buat. Mulai dari appearance produk karena posisi gate tidak boleh terlihat dari luar produk, pengisian produk yang tidak sempurna serta second process setelah produk tersebut dicetak.
Beragam bentuk gate dapat dilihat dari gambar-gambar di bawah ini. Bentuk-bentuk tersebut adalah yang paling sering di jumpai di proses molding. Bentuk-bentuk gate juga berpengaruh terhadap konturksi molding itu sendiri.
  1. Direct Gate : Artinya gate ini dari spurbush akan langsung menuju produk tanpa melewati runner. Biasanya di pakai untuk produk yang besar dan tidak banyak perpengaruh terhadap apperance yg di timbulkan akibat penggunaan jenis gate tersebut. Jenis ini memerlukan penanganan lanjutan yaitu memotong gate dari produk.
    Direct Gate
    Direct Gate
  2. Side Gate : Biasanya ada pada sisi produk, jenis ini juga memerlukan penanganan lanjutan pada produk seperti memotong gate dan merapihkan hasil potongan (jika di perlukan). Janis ini yg paling baik dan mudah penanganannya.
    Side gate
    Side Gate
  3. Pin Point Gate : Bentuknya berupa point-point pada produk, sering terhadap lebih dari 1 point dalah 1 produk. Bentuk ini tidak memerlukan penanganan lanjutan karena runner dan produk akan langsung terpisah.
    Pin Point Gate
    Pin Point Gate
  4. Tunel Gate /  Submarine Gate : Tipe seperti side gate tetapi ujungnya sama seerpti pinpoint gate. Tidak memerlukan penanganan lanjutan tetapi aliran material di dalam produk kurang bagus.
    Tunel gate
    Tunel gate
Masih beragam jenis gate yang digunakan dengan tujuan tertentu atau ada juga gabungan dari dua jenis gate yang umum di pakai.